Belajar Askep
.

Tuesday, March 22, 2011

Browse » Home » » Keperawatan Keluarga

Keperawatan Keluarga

Bagikan Keteman Lewat:



Pengertian
Friedman, ( 1998 )
            Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan keterikatan aturan dan emosional dan individu mempunyai peran masing – masing yang merupakan bagian dari keluarga.
Sayakti ( 1994 )
            Keluarga adalah suatu ikatan / persekutun hidup atas dasar perkawinan antara orang dewasa yang berlawan jenis yang hidup bersama atau seorang laki – laki atau seorang perempuan yang sudah sendirian dengan atau berupa anak, baik anaknya sendiri atau adopsi dan tinggal dekat sebuah rumah tangga.
Undang – undang No tahun 1992
            Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami istri dan anaknya atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya.
Tipe keluarga
1.   Keluarga inti ( nuelear tamily )
      Adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak
2.   Keluarga besar ( extended family )
      Adalah keluarga inti ditambah dengan sanak saudara
3.   Keluarga berantai ( serial family )
Adalah keluarga yang terdiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali  dan merupakan suatu keluarga inti
4.   Keluarga duda / janda ( single family )
   Adalah keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian
5.   Keluarga berkomposisi ( composite )
      Adalah keluarga yang perkawinannya berpoligami
6.   Keluarga kabitas ( cahabitation )
      Adalah dua orang yang menjadi satu tanya perkibahan tetap membentuk suatu   keluarga.
Struktur keluarga
Parad dan caplar ( 1965 ) yang dihadapi : fridman mengatakan ada empat element struktur keluarga yaitu :
1.  Struktur peran keluarga
Menggambarkan peran masing – masing anggota kelaurga dalam keluarga sendiri dan peranannya di lingkungan masyarakat tau peran formal dan informal.
2.  Nilai atau norma keluarga
Menggambarkan nilai dan norma yang dipelajari dan dihayati oleh keluarga, khususnya yang berhubungan dengan kesehatan
3.  Pola komunikasi keluarga
Menggambarkan bagaimana cara dan pola komunikasi ayah – ibu, orangtua dan anak – anak dengan anak dan anggota keluarga lain
4.  Struktur kekuatan kelaurga
Menggambarkan kemampuan angota keluarga untuk mempengaruhi prilaku kelaurga yang mendukung kesehatan.
Di  Indonesia keluarga dikelompokkan menjadi 5 tahap yaitu :
1. Keluarga prasejahtera
Keluarga yang belum derajat memenuhi kebutuhan dasar secara minimal yaitu kebutuhan penganjuran agama, sendari pangan, papan dan kesehatan.
2. Keluarga sejahtera tahap I ( KSI )
Keluarga yang telah dapat memenuhi kebutuhan dasar secara minimal tetapi belum dapat memenuhi keseluruhan kebutuhan sosial psikologisnya yaitu kebutuhan pendudukan, KB, interaksi dalam keluarga, inreksi dengan lingkungan tempat tinggal dan transportasi.
3. Keluarga sejahtera tahap II ( KS II )
Keluarga yang telah dapat memenuhi kebutuhan dasar secara minimal serta telah memeuhi seluruh kebutuhan sosial psikologisnya, tetapi belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan pengembangnya yaitu kebutuhan untuk menabung dan memperoleh komunikasi.
4. Keluarga sejahtera tahap III ( KS III )
Keluarga yang telah dapat memenuhi kebutuhan dasar, sosial psikologis, kebutuhan pengembang tetapi belum dapat memberikan sumbangan yang maksimal terhadap masyarakat secara teratur.
5. Keluarga sejahtera tahap III Plus ( KS III Plus )
Keluarga yang telah dapat memenuhi seluruh kebutuhannya, baik yang bersifat dasar, sosial psikologis, maupun pengembang serta telah mampu meberikan sumbangan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Fungsi keluarga
Secara umum fungsi keluarga ( frieddnan, 1998 )
1.  Fungsi efektif ( the affedtive fumation )
Fungsi keluarga utama untuk mengajarkan segala sesuatu untuk mempersiapkan anggota keluarga berhubungan dengan orang lain
2.  Fungsi sosiallisasi dan tempat bersosialisasi
Fungsi meninggalkan dan tempat melatih anak / untuk berkehidupan sosial sebelum meninggalkan rumah dan berhubungan dengan orang lain di luar rumah.
3.  Fungsi reproduksi
     Fungsi untuk mempertahankan generasi dan menjaga kelangsungan keluarga
4.   Fungsi ekonomi
Fungsi keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga secara ekonomi dan tempat untuk mengembangkan kemampuan individu meningkatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
5.  Fungsi perawatan / pemeliharaan kesehatan
Fungsi untuk mempertahankan keadaan kesehatan anggota keluarga agar tetap memiliki produktivitas tinggi.
Tugas keluarga di bidang kesehatan
1.   Mengenal masalah kesehatan keluarga
      Kesehatan merupakan kebutuhan keluarga yang tidak boleh diabaikan karena tanpa kesehatan semua tak akan berarti.
2.   Memutuskan tindakan kesehatan yang tepat bagi keluarga, tugas ini merupakan upaya keluarga yang tepat sesuai dengan keadaan keluarga dengan pertimbangan siapa diantara keluarga yang mempunyai.
3.   Merawat keluarga yang mengalami gangguan kesehatan
4.   Memodifikasi lingkungan kelaurga untuk menjamin kesehatan keluarga
5.   Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan disekitarnya bagi keluarga.
Keluarga sebagai sistem
Alasan keluarga disebut sebagai sistem
1.      Keluarga mempunyai subsistem, anggota fungsi perna, atur budaya dan lain – lain yang dipelajari dan dipertankan dalam kehidupan keluarga. 
2.      Terdapat saling berhubungan dan ketergantungan antara subsistem
3.      Merupakan unit ( bagian ) terkecil dari masyarakat yang dapat mempengaruhi suprasistemnya.
Keperawatan kesehatan keluarga
Definisi
Salvilior G. Barlon dan aracelis maglaya ( 1978 )
Perawatan kesehatan keluarga adalah  tingkat perawatan kesehatan masyarakat yang dirugaskan atau dipysatkan pada keluarga sebagai unit atau kesatuan yang dirawat dengan sehat sebagi tujuan melalui perawatan sebagai saran / penyalur.
Keluarga sebagai unit pelayanan yang dirawat
            Keluarga dijadikan sebagai unit pelayanan karena masalah kesaehatan kelaurga saling berkaitan dan saling mempengaruhi antara sesama anggota keluarga dan  mempengaruhi keluarga di sekitarnya.
Keluarga sebagai pasien
Ada yang perlu diperhatikan perawat dalam melihat keluarga sebagai pasien
1.      Setiap keluarga mempunyai cara unik dalam menghadapi masalah kesehatan para anggotanya
2.      Memperhatikan perbedaan dari tiap – tiap keluarga
-          Pola komunikasi
-          Pengambilan keputusan
-          Sikap dan nilai – nilai dalam keluarga
-          Kebudayaan
-          Gaya hidup
3.      Keluarga daerah perkataan akan berbeda dengan keluarga di daerah perdasaran
4.      Kemandirian dari tiap – tiap keluarga
Kesehatan keluarga sebagai tujuan keperawatan kesehatan keluarga
            Peningkatan status kesehatan keluarga merupakan  tujuan yang ingin dicapai dalam memberikan Asuhan Perawatan kesehatan keluarga agar keluarga tersebut dapat meningkatkan produktivitasnya, bila produktivitas keluarga meningkaat diharapkan kesejahteraan keluarga akan meningkat pula.
Tujuan perawatan kesehatan keluarga :
·         Tujuan umum
Untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengidentifikasi masalah kesehatan yang dihadapi oleh keluarga.
·         Tujuan khusus
  1. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengidentifikasi masalah kesehatan yang dihadapi oleh keluarga
  2. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat dalam mengatasi masalah kesehatan para anggotanya
  3. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat dalam mengatasi masalah kesehatan para anggotanya
  4. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengatasi masalah kesehaatan keluarga
  5. Meningkatkan praoduktivitas keluarga dalam meningkatkan mutunya
Hambatan – hambatan yang sering dihadapi dalam memecahkan masalah kesehatan keluarga
a.       Hambatan dari keluarga
  • Penduduk keluarga yang rendah
  • Keterbatasan sumber daya keluarga
  • Kebiasaan kebiasaan yang melekat
  • Sosial budaya yang tidak menunjang
b.      Hambatan dari perawat
  • Saran dan prasarana yang tidak menunjang
  • Kondisi alam
  • Kesulitan dalam berkomunikasi
  • Keterbatasannya pengetahuan perawat tentang keluarga
Prinsip – prinsip perantara keluarga
  1. Keluarga sebagai unit atau satu kesatuan dalam pelayanan kesehatan
  2. Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga, sehat sebagai tujuan utama
  3. Asuhan perawatan yang diberikan sebagai sarana dalam mencapai peningkatan kesehatan keluarga
  4. Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga perawat melibatkan peran serta aktif seluruh keluarga dalam merumuskan masalah dan kebutuhan keluarga dalam mengatasi masalahnya.
  5. Lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat pramatif dan preventif
  6. Memanfaatkan sumber daya manusia semaksimal mungkin
  7. Sasaran asuhan keperawatan keluarga adalah keluarga secara keseluruhan
  8. Menggunakan pendekatan pemecahan masalah dan menggunakan proses keperawatan
  9. Diutamakan terhadap keluarga yang termasuk resiko tinggi
    Liahat lanjutanya disini->>>
Thank You So Much!
Kalau sudah membaca silahkan isi Buku Tamu
Terima kasih telah membaca artikel: Keperawatan Keluarga Silahkan baca artikel Blog ©Belajar Askep Lainya Dibawah ini:
Advertisement below...!

Comments : Ada 0 komentar untuk Keperawatan Keluarga

Post a Comment

 
© Copyright 2011 : Belajar Askep
All Rights Reserved | About | Privacy | Contact | T O S | Sitemap | Stylished by Ahmad Soleh Powered By Blogger
^_^ Submit | Template dari : Free Blogger Templates | Member Area | Report | Report | Log In | Log Out
Ping your blog, website, or RSS feed for Free | |