Belajar Askep
.

Thursday, May 19, 2011

Browse » Home » » Pengertian Keluarga Berencana (KB)

Pengertian Keluarga Berencana (KB)

Bagikan Keteman Lewat:



Pengertian Keluarga Berencana (KB)

Dalam sejarah peradaban manusia, keluarga dikenal sebagai suatu persekutuan (unit) terkecil, pertama dan utama dalam masyarakat. Dari persekutuan inilah manusia berkembang biak menjadi suatu komunitas masyarakat dalam wujud marga, puak, kabilah dan
suku yang seterusnya menjadi umat dan bangsa-bangsa yang bertebaran di muka bumi. Keluarga adalah
inti dari jiwa dari suatu bangsa, kemajuan dan keterbelakangan suatu bangsa menjadi cermin dari keadaan keluarga-keluarga yang hidup pada bangsa tersebut

KB (Keluarga Berencana) yaitu membatasi jumlah anak, hanya dua, tiga dan lainnya. Keluarga Berencana yang dibolehkan syariat adalah suatu usaha pengaturan/penjarangan kelahiran atau usaha pencegahan kehamilan sementara atas kesepakatan suami-istri karena situasi dan kondisi tertentu untuk kepentingan (mashlahat) keluarga, masyarakat maupun negara. Dengan demikian, KB di sini mempunyai arti yang sama dengan tanzim al-nasl (pengaturan keturunan). Penggunaan istilah ”Keluarga Berencana” juga sama artinya dengan istilah yang umum dipakai di dunia internasional yakni family planning atau planned parenthood, seperti yang digunakan oleh international Planned Parenthood Federation (IPPF), nama sebuah organisasi KB internasional yang berkedudukan di London.

KB juga berarti suatu tindakan perencanaan pasangan suami istri untuk mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval kelahiran dan menentukan jumlah anak sesuai dengan kemampuannya serta sesuai situasi masyarakat dan negara. Dengan demikian, KB berbeda dengan birth control, yang artinya pembatasan/penghapusan kelahiran (tahdid al-nasl), istilah birth control dapat berkonotasi negatif karena bisa berarti aborsi dan strerilisasi (pemandulan).

Perencanaan keluarga merujuk kepada penggunaan metode-metode kontrasepsi oleh suami istri atas persetujuan bersama di antara mereka, untuk mengatur kesuburan mereka dengan tujuan untuk menghindari kesulitan kesehatan, kemasyarakatan, dan ekonomi, dan untuk memungkinkan mereka memikul tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan masyarakat.

Ini meliuti hal-hal sebagai berikut: 
a)      Menjarangkan anak untuk memungkinkan penyusuan dan penjagaan kesehatan ibu dan anak.
b)      Pengaturan masa hamil agar terjadi pada waktu yang aman.
c)      Mengatur jumlah anak, bukan saja untuk keperluan keluarga melainkan juga untuk kemampuan fisik, finansial, pendidikan, dan pemeliharaan anak
Tkhns:
Thank You So Much!
Kalau sudah membaca silahkan isi Buku Tamu
Terima kasih telah membaca artikel: Pengertian Keluarga Berencana (KB) Silahkan baca artikel Blog ©Belajar Askep Lainya Dibawah ini:
Advertisement below...!

Comments : Ada 0 komentar untuk Pengertian Keluarga Berencana (KB)

Post a Comment

 
© Copyright 2011 : Belajar Askep
All Rights Reserved | About | Privacy | Contact | T O S | Sitemap | Stylished by Ahmad Soleh Powered By Blogger
^_^ Submit | Template dari : Free Blogger Templates | Member Area | Report | Report | Log In | Log Out
Ping your blog, website, or RSS feed for Free | |